Sejarah awal berdirinya Margaria Batik ditandai pada tahun 1960, ketika waktu itu toko Wisma Batik Margaria beralamat di Jl. Ahmad Yani 69, yakni di kawasan bisnis Malioboro Yogyakarta. Sejak awal berdiri, Margaria bergerak di bidang retail busana batik, yang kemudian berkembang hingga mempunyai beberapa gerai usaha sejenis, yaitu Butik Batik Margaria, Margaria Galeria Batik, Rotowijayan Batik dan Nandia Batik.

Kelahiran Margaria Batik sungguh kontekstual dengan kondisi masyarakat Yogyakarta, yang menghargai batik sebagai identitas kultur sehari-hari. Di Yogyakarta batik tumbuh sebagai identitas citra diri, yang tak akan dapat ditemui di wilayah geografis manapun. Jenis dan motif batik Yogyakarta begitu khas, menunjukkan identitas pemakainya yang tentu saja menjunjung tinggi sikap berbudaya.

Jika melirik jenis dan motif batik di luar wilayah Yogyakarta tetap ada, namun kekhasan batik yang menunjukkan warna ke-yogya-an tetap tak dapat digugat. Inilah yang juga dengan sadar dipilih oleh Margaria Batik sebagai pijakan bisnis, sebagai satu tanggung jawab dalam berupaya melestarikan budaya dan tradisi bangsa dalam nafas bisnis. Pijakan terhadap kultur budaya warisan leluhur hadir sebagai varian cukup urgen dan sebagai penunjukan sikap nasionalisme terhadap tradisi. Karenanya, sikap ini layak dipertahankan dan juga dikembangkan. Wujud pengembangan usaha tersebut, tentu saja bisa dilihat dari pelebaran sayap usaha.

Variasi usaha batik dari jenis batik tulis sampai batik tulis dengan bahan sutera bisa dijadikan bukti konkret keberadaan usaha batik “Margaria Batik”. Karenanya, dengan semakin berkembangnya usaha Margaria Batik, maka dibentuklah gerai baru yaitu pada tahun 1982 ditandai dengan dibukanya lantai 2 Wisma Batik margaria, tahun 1996 mendirikan cabang batik Margaria di Galeria Mall, Jl. Jenderal Sudirman Yogyakarta dan tahun 1997 mendirikan butik batik Margaria di Jl. Ahmad Yani 65 Yogyakarta.

Konsistensi sayap usaha batik yang merambah pada banyak selera motif menjadikan layak jika Margaria Batik dipandang sebagai pelopor Batik Motif Tradisional Yogyakarta. Variasi usaha batik dari jenis batik tulis sampai batik tulis dengan bahan sutera bisa dijadikan bukti konkret keberadaan usaha Margaria Batik.